DaQu Wisatahati – Di era modern, investas bukan sekedar pilihan, melainkan kebutuhan. Investasi bahkan menjadi lifestyle bagi sebagian orang.
Bagi seorang muslim, sering kali muncul pertanyaan bagaimana cara investasi halal dan sesuai syariah?
Ingin tahu lebih lanjut? Simak penjelasan lengkap mengenai panduan lengkap investasi halal pada artikel berikut!
Baca Juga: “7 Cara Membangun Kebiasaan Ibadah Rutin untuk Pemula: Panduan Praktis & Mudah Dipahami”
Apa Itu Investasi Halal?
Investasi halal adalah aktivitas penanaman modal yang dilakukan sesuai prinsip syariah Islam, yaitu bebas dari riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), maysir (judi), dan bisnis haram (alkohol, pornografi, senjata ilegal, dsb).
Seseorang memilih investasi halal sebagai jalan untuk meraih keuntungan duniawi tanpa mengorbankan ketenangan batin di akhirat.
Mengapa Harus Memilih Investasi Syariah?
Selain tidak melanggar ketentuan agama islam, ada beragam keuntungan yang akan didapat dari investasi halal atau syariah, diantaranya:
- Aman & transparan. Salah satu syarat dari investasi syariah adalah diawasi OJK serta memiliki prinsip akad yang jelas.
- Bebas riba. Cocok bagi yang ingin menjaga harta agar tetap halal dan berkah.
- Cocok untuk pemula. Banyak pilihan investasi syariah dengan modal kecil, sehingga tidak terbatas pada kalangan tertentu saja.
- Berkah dunia dan akhirat. Harta yang diperoleh tanpa melanggar aturan agama akan menjadi berkah di dunia dan akhirat.
Jenis-Jenis Investasi Halal untuk Pemula
1. Reksa Dana Syariah
Instrumen ini populer untuk pemula karena bisa dengan modal yang kecil, mulai dari Rp10 ribu saja. Dana Anda akan dikelola oleh manajer investasi yang hanya memilih saham dan aset sesuai syariah.
Hal inilah yang menjadikan reksadana cocok untuk pemula atau mereka yang tidak punya waktu untuk menganalisis aset sendiri.
2. Saham Syariah
Saham syariah adalah bukti kepemilikan atas perusahaan yang operasionalnya telah lolos skrining ketat oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Berdasarkan mekanisne skrining DSN-MUI, karakteristik saham syariah adalah tidak bergerak di sektor haram, rasio hutang tidak lebih dari 45%, dan tidak ada unsur bunga.
3. Sukuk (Obligasi Syariah)
Oblogasi syariah berbeda dengan obigasi konvensional jika dilihat dari fundamentalnya. Perbedaan tersebut antara lain:
- Dasar transaksi berasal dari kepemilikan atas aset riil (sewa, hasil aset, proyek), bukan utang piutang
- Imbas hasil berupa Ujrah (sewa) atau Nisbah (bagi hasil), bukan bunga tetap
- Resiko berupa berbagi risiko aset, bukan resiko gagal bayar utang
4. Deposito Syariah
Mirip deposito biasa tetapi menggunakan akad mudharabah (bagi hasil). Keuntungan tidak berbentuk bunga sehingga halal.
5. Fintech Lending Syariah (P2P Syariah)
Instrumen ini menghubungkan pemberi dana (lender) dengan peminjam (borrower) untuk tujuan produktif, menggunakan akad bagi hasil (Mudharabah atau Murabahah), bukan bunga.
Agar aman dan sesuai prinsip syariah, selalu pastikan platform P2P Syariah yang Anda gunakan telah terdaftar dan diawasi OJK, serta memiliki sertifikasi dan DPS dari DSN-MUI.
Baca Juga: “Hukum Asuransi dalam Islam: Halal, Haram, atau Syubhat?”
Cara Memastikan Investasi Halal dan Aman
Sebelum mulai berinvestasi, Anda perlu memastikan instrumen yang digunakan apakah aman dan halal, dengan cara:
- Cek Apakah Terdaftar di OJK
- Lihat Sertifikasi DSN-MUI
- Pahami Akadnya
- Hindari Janji Keuntungan Tidak Masuk Akal
- Pilih Platform Resmi dan Bereputasi
Tips Memulai Investasi Halal untuk Pemula
Memulai perjalanan investasi Anda tidaklah sulit, asalkan Anda memperhatikan beberapa tips berikut:
- Tentukan tujuan finansial
- Pilih Platform yang Terdaftar dan Diawasi
- Pahami seberapa besar risiko yang bisa Anda toleransi (risk profiling)
- Tentukan Instrumen dan Diversifikasi
- Konsisten menabung dan berinvestasi
Tambahkan Keberkahan Harta Anda Lewat Sedekah
Investasi terbaik bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Mari sisihkan sebagian rezeki Anda untuk mendukung program pendidikan santri tahfidz Al-Qur’an serta bantuan sosial bagi yatim dan dhuafa melalui DaQu Wisatahati.
Kini, sedekah semakin mudah melalui platform Donasi Online DaQu Wisatahati. Mulai dari Rp 1.000, Anda sudah bisa turut mewujudkan generasi Qur’ani.
Klik di sini untuk berdonasi dan raih pahala jariyah tanpa henti!

