6 Sumber Rezeki Menurut Al-Qur’an yang Wajib Anda Ketahui!

Sumber Rezeki Menurut Al-Qur'an

DaQu Wisatahati – Pernahkah Anda merasa khawatir tentang masalah finansial? Atau mungkin Anda merasa sudah bekerja keras, namun tidak memperoleh hasil maksimal?

Al-Qur’an terlah menjelaskan berbagai sumber rezeki yang Allah SWT janjikan kepada hamba-Nya. Karena itu, sebagai muslim tidak pantas jika kita khawatir terhadap masalah finansial.

Memahami sumber-sumber rezeki menurut Al-Qur’an dapat membantu kita untuk lebih bersyukur, berikhtiar dengan benar, dan tidak mudah putus asa.

Rezeki bukan sekadar uang di rekening, melainkan segala bentuk kebaikan, kesehatan, ketenangan jiwa, dan keberkahan hidup.

Berikut sumber-sumber rezeki menurut Al-Qur’an yang bisa kita jemput dengan cara yang dicintai-Nya.

Baca Juga: “Sejarah Sedekah dan Filantropi Islam Sejak Zaman Nabi yang Jarang Diketahui”

1. Rezeki yang Telah Dijamin oleh Allah

Allah Swt telah menjamin kebutuhan rezeki dasar untuk setiap makhluk bernyawa di muka bumi. Seperti yang tertuang dalam QS. Hud ayat 6:

وَمَا مِنْ دَآبَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)”

Ayat ini mengajarkan bahwa tidak ada makhluk yang luput dari perhatian Allah. Setiap manusia memiliki jatah rezeki masing-masing, dengan kadar dan waktu yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, kita umat islam diajarkan untuk tidak berlebihan dalam rasa khawatir, namun tetap berusaha dan berdoa dengan sungguh-sungguh.

2. Rezeki Karena Usaha dan Ikhtiar (Kasab)

Meskipun Allah Swt telah menjamin rezeki setiap makhluk, namun kita juga telah diajarkan tentang prinsip sebab akibat.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk berpangku tangan menunggu keajaiban jatuh dari langit. Hal ini ditegaskan dalam Surah An-Najm ayat 39:

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ

Artinya: “Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya”

Ayat ini mengajarkan kita untuk bekerja keras guna memperoleh rezeki. Berdagang, berwirausaha, maupun menjalankan profesi dengan cara yang halal adalah bagian dari ibadah.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk bermalas-malasan. Justru, setiap langkah usaha yang dilakukan dengan niat baik akan bernilai pahala di sisi Allah SWT.

3. Rezeki dari Arah yang Tidak Diduga

Ada jenis rezeki yang seringkali membuat kita takjub karena datang di saat yang tepat melalui jalan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Jalur khusus ini diberikan bagi mereka yang memiliki Taqwa. Allah berfirman dalam Surah At-Talaq ayat 3:

وَّيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ​ ؕ وَمَنۡ يَّتَوَكَّلۡ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسۡبُهٗ ؕ

Artinya: “Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”

Ayat ini menjadi penguat hati bagi siapa pun yang merasa kesulitan dalam hidupnya. Karena Allah mampu membuka pintu rezeki dengan cara yang di luar perhitungan manusia.

4. Rezeki Karena Menikah

Menikah sering kali dikhawatirkan akan menambah beban ekonomi. Padahal dalam islam, menikah justru menjadi salah satu wasilah atau sumber rezeki.

Seperti yang tertuang dalam QS. An-Nur: 32:

وَاَنۡكِحُوا الۡاَيَامٰى مِنۡكُمۡ وَالصّٰلِحِيۡنَ مِنۡ عِبَادِكُمۡ وَاِمَآٮِٕكُمۡ​ ؕ اِنۡ يَّكُوۡنُوۡا فُقَرَآءَ يُغۡنِهِمُ اللّٰهُ مِنۡ فَضۡلِهٖ​ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيۡمٌ‏

Artinya: “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”

Ayat ini menunjukkan bahwa pernikahan bukan penghalang rezeki, justru bisa menjadi pintu datangnya keberkahan baru.

Dengan niat menjaga agama dan membangun rumah tangga yang diridhai Allah, maka pintu-pintu kemudahan finansial yang sebelumnya tertutup akan terbuka.

5. Rezeki Karena Memiliki Anak

Anak sering kali dianggap sebagai beban ekonomi. Padahal, Al-Qur’an dengan tegas melarang rasa takut tersebut. Dalam Surah Al-Isra’ ayat 31, Allah berfirman:

وَلَا تَقۡتُلُوۡۤا اَوۡلَادَكُمۡ خَشۡيَةَ اِمۡلَاقٍ​ؕ نَحۡنُ نَرۡزُقُهُمۡ وَاِيَّاكُمۡ​ؕ اِنَّ قَتۡلَهُمۡ كَانَ خِطۡاً كَبِيۡرًا‏

Artinya: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar.”

Setiap anak lahir membawa rezekinya masing-masing. Kehadirannya bukan sekedar amanah, tetapi juga sebab bertambahnya keberkahan dalam keluarga.

Asalkan kita menyayangi dan mendidik anak dengan baik, anak akan menjadi kunci sumber rezeki bagi sebuah keluarga.

6. Rezeki Karena Rajin Bersedekah

Inilah sumber rezeki yang sering dilupakan. Banyak yang beranggapan sedekah dapat membuat rezeki berkurang.

Padahal Allah Swt akan melipatgandakan rezei bagi orang yang mau bersedekah. Seperti yang tertera dalam QS. Al-Hadid Ayat 18:

اِنَّ الۡمُصَّدِّقِيۡنَ وَالۡمُصَّدِّقٰتِ وَاَقۡرَضُوا اللّٰهَ قَرۡضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمۡ وَلَهُمۡ اَجۡرٌ كَرِيۡمٌ‏

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.”

Menginfakkan harta di jalan Allah bukanlah sebuah kerugian, melainkan investasi abadi. Sedekah bisa menjadi jalan dibukanya pintu rezeki, ditenangkannya hati, serta dihapusnya dosa.

Baca Juga: “Fiqih Sedekah: Inilah 5 Golongan Orang yang Berhak Menerima Sedekah Menurut Islam”

Mari Raih Keberkahan dengan Sedekah Melalui DaQu Wisatahati

Setelah memahami bahwa sedekah adalah salah satu sumber rezeki yang paling dahsyat, kini saatnya kita mempraktikkannya.

Jangan menunggu kaya untuk berbagi, karena justru berbagilah yang akan membuka jalan menuju berkecukupan.

Kini, berbagi kebaikan menjadi lebih mudah, aman, dan transparan. Anda bisa menyalurkan infak, sedekah, maupun zakat Anda melalui platform Sedekah Online DaQu Wisatahati.

Setiap rupiah yang Anda berikan akan dikelola secara amanah untuk kemaslahatan umat, pembangunan pesantren tahfidz, dan berbagai program kemanusiaan lainnya.

Semoga Allah SWT senantiasa melapangkan rezeki kita, memberkahi keluarga kita, dan menjadikan kita hamba-hamba yang ahli bersyukur. Amin ya Rabbal Alamin.

Share:

Daarul Qur'an Wisatahati

Daarul Qur'an Wisatahati

Yayasan Daarul Qur’an Wisatahati berkomitmen mencetak penghafal Al-Qur’an melalui beasiswa penuh bagi yatim dan dhuafa, serta menebar manfaat lewat santunan, wakaf, dan dakwah.

Home

Program

Donasi

Blog

Publikasi